" nama ustad " : " < b > ust . ahmad sarwat , lc . , ma < / b > " ,

" judul " : " < h3 > ahli sunnah wal jamaah , yang mana ? < / h3 > " ,

" isi " :[ " assalamu alaikum , " , " ustadz yang rahmat allah , sekarang ini banyak alir - alir yang semua aku bagi ahli sunnah waljamaah , dan anggap kelompok mereka yang benar . saya yang awam jadi bingung mau ke kelompok yang mana mau gabung . di antara ada ikhwanul muslimin , hizbut tahrir , salafiah , dan jamaah tabliq . terus terang saya takut bila salah pilih . mohon ustadz jelas . " , " wassalamu alaikum , " ] ,

" jawaban1 " : " tue 12 september 2006 07 : 27  " , "  6 . 219 views  n " , " n " , " n " , " assalamu alaikum , " , " ustadz yang rahmat allah , sekarang ini banyak alir - alir yang semua aku bagi ahli sunnah waljamaah , dan anggap kelompok mereka yang benar . saya yang awam jadi bingung mau ke kelompok yang mana mau gabung . di antara ada ikhwanul muslimin , hizbut tahrir , salafiah , dan jamaah tabliq . terus terang saya takut bila salah pilih . mohon ustadz jelas . " , " wassalamu alaikum , " , " n " , " benar boleh bilang bahwa semua kelompok yang anda sebut itu masuk kelompok ahlussunnah wal jamaah . yaitu kelompok yang masih pegang teguh sunnah ( syariat ) nabi muhammad saw dan apa - apa yang telah terus oleh jamaah ( para shahabat nabi saw ) . " , " sebut istilah itu biasa identik bagai lawan dari alir - alir sesat pada masalah aqidah , sehingga rusak dasar iman . adapun dasar aqidah empat kelompok itu masih di dalam koridor aqidah yang benar dan lurus . sehingga semua masuk saudara - saudara kita iman dan seaqidah . tidak ada beda apa pun dalam masalah dasar aqidah , kecuali hanya pada detail - detail yang tidak prinsipil , atau wialyah yang masih mungkin jadi beda dapat . " , " lepas dari masalah keahlisunnahan masing - masing kelompok itu dan peran mereka , kalau judul ingin ajar agama dan ilmu - ilmu syariah , benar yang lebih cepat bukan dengan masuk ke bagai kelompok itu . tetapi ajar kepada para ahli di bidang ilmu - ilmu langsung , baik upa institusi formal seperti universitas islam atau pun cara non formal dengan para ulama yang ahli di bidang . " , " bahwa para ulama itu nyata latar belakang suatu kelompok , asal dia ahli di bidang dan tetap laku profesional dengan ilmu , tentu tidak mengapa . tetapi yang kami tekan di sini , ajar dalam ilmu - ilmu islam cara intensif , dalam dan kontinyu , justru lebih cepat antar anda kepada ilmu - ilmu islam . dan kalau arah memang kepada ajar syariah , jadi penting dari dar ikut - ikut bagai kelompok yang ada . " , " mengapa demikian ? " , " sebab saat ini sudah terlalu banyak kelompok dengan agam aktifitas mereka . sayang , tidak semua aktifitas kelompok itu segera sampai anda kepada ilmu - ilmu islam . bahkan kalang yang paling aktif selenggara tarbiyah , tasqif , kaji dan majelis taklim pun , cara kualitas masih bilang sangat rendah intensitas kurikulum . " , " belum ada di antara bagai kelompok itu yang bisa pasti para ikut mahir bahasa arab . apalagi sampai bisa baca kitab bahasa arab . semata - mata ikut dalam kelompok itu belum tentu jadi kita bagai mufassir , muhaddits , fuqaha , ahli ilmu dan terus . " , " mampu sebagaiulama dan ahli ilmu memang tidak bisa lahir lewat bagai macam gera itu semata . tetapi harus lewat buah proses " , " ( menunutut ilmu ) . yaitu jadi mahasiswa para ulama atau di bagai pusat ajar agama islam di dunia ini . seperti al - azhar asy - syarif yang telah usia lebih dari 1 . 000 tahun . dari rahim lembaga seperti ini lahir para ulama , mufassir , muhaddits , fuqaha ' , pimpin umat serta para ahli ilmu . " , " kesana harus anda tatap , kalau niat ingin ajar agama dan ilmu - ilmu syariah . bahkan para tokoh ulama yang ada di bagai kelompok itu , justru keluar dari bagai universitas islam . di sana mereka tempa jadi para ulama dari segi ilmu . bukan semata di dalam kelompok .
